PEMBERDAYAAN IBU MENYUSUI MELALUI PENDEKATAN BUDAYA UNTUK  MENINGKATKAN CAKUPAN ASI EKLUSIF DI DESA RAWANG LAMA KECAMATAN RAWANG PANCA ARGAKABUPATEN ASAHAN TAHUN 2026

Authors

  • Lili Yuliana Tambunan
  • Nani Jahriani
  • Juliana Juliana

DOI:

https://doi.org/10.65227/jumba.v2i1.26

Keywords:

Pemberdayaan Ibu Menyusui, Pendekatan Budaya, ASI Eksklusif

Abstract

Abstrak: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung seluruh zat gizi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal pada enam bulan pertama kehidupan. Oleh karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar setiap bayi memperoleh ASI secara eksklusif sejak lahir hingga usia enam bulan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang adekuat disertai pemberian ASI hingga usia dua tahun atau lebih (WHO, 2023). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya dipengaruhi oleh faktor biologis, tetapi juga oleh faktor sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan. Budaya memiliki pengaruh yang kuat terhadap perilaku kesehatan masyarakat, termasuk dalam praktik pemberian ASI. Kegiatan ini merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan pemberdayaan masyarakat. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu menyusui melalui edukasi berbasis budaya lokal sehingga mampu meningkatkan praktik pemberian ASI eksklusif. Kegiatan dilakukan dengan melakukan penggalian data dulu mengenai problem yang dirasakan oleh masyarakat, penggalian data dilakukan dengan metode FGD atau diskusi bersama yang dihadiri oleh kader, masyarakat, ibu menusui dan puskesmas, dari hasil penggalian data primer ditemukan bahwa ibu masih belum banyak yang melakukan asi ekslusif, juga ditemukan data bahwa ibu yang memiliki anak pertama sangat kesulitan dalam melakukan pemenuhan ASI Eksklusif. Dengan adanya penyuluhan ini ibu dan keluarga mengetahui informasi mengenai peran keluarga dalam keberhasilan pemberian ASI ekslusif, dan kami berharap juga agar psikologi pada ibu menyusui tetap stabil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fikawati S dan Syafiq A. 2020. Kajian Implementasi dan Kebijakan Air Susu Ibu Ekslusif dan Inisiasi Menyusui Dini di Indonesia. Makara Kesehatan. Vol 14 (1). Halaman: 17 – 24.

Mihrshahi, S., Webb, K., Almqvist, C., Kemp, A. (2021). Adherence to Al-lergy Prevention Recommendations in Children with a Family History of Asthma. Pediatric Allergy and Immu-nology, 19, 355-362.

Riksani R. 2022. Keajaiban ASI (Air Susu Ibu). Jakarta. Dunia Sehat.

Esti Yunitasari Arsyita Hanifa Umayro, I. N. P. (2019). comunity empowerment in the madura tribe with exclusive breastfeeding in working area of community health center sreseh sam-pang madura. Indian Journal of Public Health Research & Development, 10(August), 2600. https://core.ac.uk/reader/296888240.

Hasanah, D., Putri, N., Volume, A. P.-K. I., & 2020, undefined. (2007). Effec-tiveness of Forming Breastfeeding Support Group Program to Improve Exclusive Breastfeeding. Core.Ac.Uk, 8(1). https : // core. ac. uk/ download/ pdf/ 322598329.pdf.

Kementerian Kesehatan, R. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2019 (Vol. 1, Is-sue 1).

Kuule, Y., Dobson, A. E., Woldeyohan-nes, D., Zolfo, M., Najjemba, R., Ed-win, B. M. R., Haven, N., Verdonck, K., Owiti, P., & Wilkinson, E. (2017). Community health volunteers in pri-mary healthcare in rural Uganda: Fac-tors influencing performance. Fron-tiers in Public Health, 5(MAR), 1–8. https://doi.org/10.3389/FPUBH.2017.00062.

Roux, K. Le, Roux, I. M. L., Mbewu, N., & Davis, E. (2015). The role of com-munity health workers in the re-engineering of primary health care in rural eastern cape. South African Family Practice, 57(2), 116–120. https://doi.org/10.1080/20786190.2014.9770.

Downloads

Published

2026-07-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

PEMBERDAYAAN IBU MENYUSUI MELALUI PENDEKATAN BUDAYA UNTUK  MENINGKATKAN CAKUPAN ASI EKLUSIF DI DESA RAWANG LAMA KECAMATAN RAWANG PANCA ARGAKABUPATEN ASAHAN TAHUN 2026. (2026). Jurnal Masyarakat Berdaya, 2(1), 19-23. https://doi.org/10.65227/jumba.v2i1.26